You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.

Sistem Informasi Desa Sukamanah

Kec. Paseh, Kab. Bandung, Prov. Jawa Barat
Info
Selamat Datang di Website Resmi Desa Sukamanah Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat Tetap Jaga Kesehatan, Jaga Jarak #Dirumahsaja Maskerku Melindungi Kamu, Maskermu Melindungi Aku. Info Vaksinasi Covid-19 Silahkan dicek Akun Instagram @puskesmaspaseh

KEBUDAYAAN


Kebudayaan yang ada di Desa Sukamanah merupakan modal dasar pembangunan yang melandasi pembangunan yang akan dilaksanakan, warisan budaya yang bernilai luhur merupakan dasar dalam rangka pengembangan pariwisata budaya yang dijiwai oleh mayoritas keluhuran Nilai Agama Islam. Salah satu aspek yang ditangani dan terus dilestarikan secara berkelanjutan adalah pembinaan berbagai kelompok kesenian.

Pemerintah terus membina kelompok dan organisasi kesenia yang ada, walaupun dengan keterbatasan dana yang dialokasikan, namun semangat para pewaris kebudayaan di Desa Sukamanah terus berusaha menjaga, merawat, serta memeliharanya agar budaya dan kelompok kesenian tersebut terus terpelihara.

Beberapa kelompok kesenian yang ada di Desa Sukamanah  yang masih eksis dan terawat walaupun kondisinya sangat memprihatinkan diataranya dapat dilihat dilihat pada tabel  dibawah ini.

Data Kelompok Budaya dan Kesenian

Di Desa Sukamanah Tahun 2015

 

No

Jenis Kelompok Kesenian yang ada

Jumlah Group

Status

1

Seni Calung

0

Tdk ada

2

Wayang Golek

0

Tdk ada

3

Singa Depok

1

Pasif

4

Reog

2

Pasif

5

Pencaksilat

3

Aktif

6

Dangdut

2

Aktif

7

Beluk

0

Tdk ada

8

Upacara Adat

2

Pasif

9

Qasidah/Marawis

8

Aktif

JUMLAH

18

 

Sumber : Data Desa Sukamanah

Keterangan :

  • Aktif = Masih sering melakukan latihan rutin
  • Pasif = Melakukan Latihan, kalau mau ada pentas saja

Disamping itu pula, masih banyak budaya-budaya yang ada di Desa Sukamanah yang dulu sempat ada dan sekarang menjadi tenggelam, dan hal ini perlu dikembalikan pada beberapa tahun mendatang, sehingga anak cucu di Desa Sukamanah akan teringat kembali akan semua peninggalan budaya nenek moyangnya, yang mana kondisi akhir-akhir ini (anak generasi/ kelahiran 70’an sampai dengan sekarang) sudah banyak kehilangan dan sudah tidak mengenal lagi budaya karuhunnya.

Bagikan artikel ini:
Komentar